Hari Minggu tanggal 12 Januari 2013, Gereja merayakan Hari Raya PembaptisanTuhan. Pada hari itu juga Paroki Santa Theresia Delta Kapuas Menerima anggota baru melalui pembaptisan anak dan dewasa. satu orang dewasa dan empat orang anak menerima Sakramen Pembaptisan oleh Pastor Paroki St. Theresia Delta Kapuas, Pastor Ignatius Michael Warsito, OFM. Cap. Dalam Homilinya Pastor Warsito menegaskan pentingnya pembabtisan sebagai tanda diterimanya seseorang kedalam Gereja Katolik. Pembabtisan adalah sarana keselamatan yang diperlukan umat manusia.
Selamat untuk para baptisan baru, semoga kita yang telah dibaptis yang telah diberi rahmat awal keselamatan dapat memasuki pintu gerbang keselamatan. Jika kita terus mempertahankan rahmat itu dengan hidup kudus, menolak dosa dan segala keinginan berbuat dosa, dan terus tinggal di dalam Tuhan,
dan dalam perbuatan kasih, maka kita bertumbuh dan berjalan menuju
kepenuhan janji keselamatan itu. Singkatnya, agar kita diselamatkan,
kita yang sudah dibaptis harus hidup sesuai dengan janji
Pembaptisan kita. Mari kita berjuang dengan bantuan rahmat Tuhan, agar
kita dapat setia kepada-Nya sampai pada kesudahannya, sehingga di akhir
nanti kita dapat mendengar suara Allah, “Engkaulah anak-Ku, yang
Kukasihi, kepadamu-lah Aku berkenan.”(Luk 3:22)
Berikut sedikit ulasan tentang Sakramen Baptis yang ditulis oleh Ingrid Listiati, lulusan program studi S2 di bidang teologi
di Universitas Ave Maria - Institute for Pastoral Theology, Amerika
Serikat.

